Example floating
Example floating
Lampung Tengah

Memohon Bantuan Bupati Ardito Wijaya, Memperihatinkan, Siswa SD Negeri 2 Bumi Ratu Nuban Belajar Tanpa Meja dan Kursi Selama Bertahun-tahun, Kinerja Devira Santi Kabid Dikdas Dipertayakan

MEDIA PRABU
67
×

Memohon Bantuan Bupati Ardito Wijaya, Memperihatinkan, Siswa SD Negeri 2 Bumi Ratu Nuban Belajar Tanpa Meja dan Kursi Selama Bertahun-tahun, Kinerja Devira Santi Kabid Dikdas Dipertayakan

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah: Kondisi fasilitas pendidikan di SD Negeri 2 Bumi Ratu Nuban, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, semakin memprihatinkan. Para siswa di sekolah tersebut terpaksa mengikuti proses belajar mengajar tanpa meja dan kursi selama sekitar Tiga hingga Empat tahun terakhir. Rabu, 26-11-2025.

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Bumi Ratu Nuban, Sringatun, S.Pd, mengungkapkan bahwa hingga kini, ada dua ruang kelas tidak memiliki sarana meja dan kursi untuk kegiatan belajar. Akibatnya, siswa harus duduk di lantai setiap hari.

“Anak-anak belajar di bawah, tanpa meja dan kursi. Kondisi ini sudah sangat lama terjadi. Kami sangat membutuhkan bantuan agar proses belajar bisa berlangsung lebih layak,” ujar Sringatun.

Ia menambahkan, pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, namun hingga saat ini apa yang kami harapkan atau perhatian ke sekolah kami, yang dibutuhkan belum juga diberikan. Selain kekurangan fasilitas belajar, kondisi bangunan sekolah juga sudah mengalami kerusakan, seperti ada beberapa atapnya yang sudah rusak hingga keramik lantai yang sudah lepas dimana-mana dan halaman sekolah yang becek serta berlumpur saat musim hujan, berdebu musim kemarau.

Baca Juga :  Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri Buka Rakor TP PKK Lampung Tengah 2026, Dorong Penguatan Dasawisma

Menurut Sringatun, kondisi halaman yang rusak ini turut mengganggu kegiatan upacara bendera setiap hari Senin. “Saat upacara, halaman becek dan berlumpur. Anak-anak dan guru jadi sangat terganggu,” keluhnya.

Semua upaya sudah kami lakukan dan usaha kami sudah jalani, tetapi tak pernah diperhatikan dinas pendidikan dan kebudayaan lampung tengah, Ia pun berharap kepada Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, dapat memberikan perhatian khusus dan membantu perbaikan fasilitas di SD Negeri 2 Bumi Ratu Nuban.

“Kami Sangat memohon bantuan untuk rehabilitasi ruang kelas, penyediaan meja dan kursi, serta perbaikan halaman sekolah agar kegiatan belajar dan upacara bisa berlangsung nyaman,” tambahnya.

Di tempat yang sama, pemerhati pendidikan Edi Saputra turut menyayangkan minimnya perhatian dari pihak terkait khususnya kabid dikdas. Ia menyoroti peran Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan kebudayaan Lampung Tengah, Devira Santi, S.T, M.T.

Baca Juga :  Diduga Peras Pelaku Usaha! Ketua DPW Sumbagsel LPK-YKBA Terjaring OTT Tekab 308 Polres Lampung Timur

Menurut Edi, sangat memeperhatinkan kondisi sekolah  seperti ini seharusnya menjadi perhatian langsung pejabat terkait, khususnya “Kabid Dikdas seharusnya sering mengecek kondisi sekolah atau minimal berkomunikasi dengan kelompok kerja kepala sekolah (K3S) seluruh kecamatan lampung tengah untuk mengetahui kebutuhan dan keluhan setiap sekolah. Namun Devira Santi seolah tidak mau tau menau dan tidak menjalankan fungsi kabid dikdas” ujarnya.

Edi menilai bahwa ketidak aktif’an devira santi Kabid Dikdas dalam memantau kondisi dilapangan membuat permasalahan pendidikan dasar tidak tertangani dengan baik. “Ini yang menjadi masalah ketika fungsi seorang kabid tidak berjalan sebagaimana mestinya,”

Kami mempertayakan kinerja Devira santi sebagai kabid dikdas, Ini susahnya kalau devira santi sebagai kabid dikdas yang di persiapkan seperti kabid boneka, yang hanya mementingkan perencanaan pekerjaan proyek dinas pendidikan untuk tahun depan. Jadi pungsi dan tugasnya tak berjalan sebagai kabid dikdas.(*)

Baca Juga :  I Komang Koheri Luncurkan Program Way Sambayan di Way Pengubuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *