Example floating
Example floating
Lampung Tengah

Hadiri Agenda Gerakan Anti Narkoba Nasional, I Komang Koheri Tekankan Peran Masyarakat Lawan Narkotika

MEDIA PRABU
22
×

Hadiri Agenda Gerakan Anti Narkoba Nasional, I Komang Koheri Tekankan Peran Masyarakat Lawan Narkotika

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah: Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos bersama Plt TP PKK Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi, S.T.,M.Sos menghadiri kegiatan Musyawarah Akbar dan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Gerakan Anti Narkoba Nasional di kawasan Setu Parigi, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh nasional, serta pegiat anti narkotika dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menghadapi ancaman serius penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Komang Koheri menekankan bahwa peredaran gelap narkoba saat ini tidak hanya menyasar perkotaan, tetapi juga telah merambah hingga ke pelosok daerah, termasuk wilayah pedesaan.

Baca Juga :  Bappeda Lampung Tengah Lakukan Entry Data Aksi Konvergensi Stunting 2026

Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat berjalan efektif jika hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif akan bahaya narkoba, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas sosial.

“Pencegahan narkotika harus dimulai dari masyarakat itu sendiri. Edukasi dan sosialisasi harus terus digencarkan agar masyarakat memiliki pemahaman yang kuat tentang dampak buruk narkoba,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi darurat narkotika di Indonesia yang semakin memprihatinkan. Berbagai modus operandi baru terus bermunculan, bahkan melibatkan oknum-oknum tertentu yang menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk memperlancar distribusi narkotika ilegal.

“Kita tidak bisa menutup mata. Fakta di lapangan menunjukkan adanya penyalahgunaan fasilitas publik, termasuk ambulans, untuk kepentingan peredaran narkoba. Ini menjadi alarm keras bagi kita semua,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Lampung Tengah Gelar Pembukaan Musrenbang RKPD Kecamatan 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Dalam konteks daerah, khususnya di Lampung Tengah, Komang Koheri menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mengoptimalkan implementasi program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Program ini diarahkan tidak hanya pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif dan rehabilitatif.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program P4GN sangat bergantung pada konsistensi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat dinilai menjadi kunci utama.

“Mulai dari Presiden, Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota harus memiliki visi dan komitmen yang sama. Ini adalah perang bersama yang tidak bisa ditawar,” jelasnya.

Baca Juga :  Bappeda Lampung Tengah Input Usulan Masyarakat Musrenbang 2026 melalui SIPD-RI

Menutup pernyataannya, Komang Koheri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika. Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga dan selamatkan anak-anak Indonesia dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

Kegiatan Musyawarah Akbar dan Halal Bihalal ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret serta memperkuat komitmen nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *