Example floating
Example floating
Lampung Tengah

Ketua PWRI dan Ketua LESPER Lamteng, Apresiasi Bupati dan Pj Sekda Atas Rencana Pembangunan Kota Terbagus 2027

MEDIA PRABU
15
×

Ketua PWRI dan Ketua LESPER Lamteng, Apresiasi Bupati dan Pj Sekda Atas Rencana Pembangunan Kota Terbagus 2027

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah: Rencana besar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk membangun Kota Terbagus di tahun 2027 mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat.

Ferry Arief Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Tengah dan Bustam Hadi S.I.P Ketua (LESPER) Kabupaten Lampung Tengah mendukung penuh dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dan Sekda Kabupaten Lampung Tengah Sulpakar.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul adanya rencana pembangunan strategis yang akan merepresentasikan jati diri Lampung Tengah sebagai pusat budaya dan generasi muda.

Dalam rencana tersebut, Pemkab Lampung Tengah akan membangun *Bumi Perkemahan (Buper) termodern dan Rumah Adat Sembilan Kebuayan* yang akan menjadi ikon baru Kabupaten Lampung Tengah di tahun 2027.

Baca Juga :  Dampak Pembatalan 14 Tender Yang Sudah Ada Pemenang, Masyarakat 7 Kampung Pasang Portal

PWRI: Pembangunan Berjiwa Masa Depan

Ketua PWRI Kabupaten Lampung Tengah menilai langkah Bupati I Komang Koheri dan Sekda Sulpakar adalah langkah visioner dan berjiwa besar.

“Kami dari PWRI sangat bangga dan mendukung 100 persen. Bapak Bupati I Komang Koheri dan Bapak Sekda Sulpakar tidak hanya membangun fisik, tapi membangun harga diri daerah. Bumi Perkemahan adalah investasi untuk generasi muda Pramuka dan pemuda Lampung Tengah agar punya wadah pembinaan karakter yang bagus,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Kota Terbagus adalah jawaban atas kerinduan masyarakat Lampung Tengah akan tata kota yang indah, bersih, dan membanggakan.

LESPER: Akhirnya Adat Sembilan Kebuayan Punya Rumah

Sementara itu, Ketua LESPER Kabupaten Lampung Tengah menyebut rencana pembangunan Rumah Adat Sembilan Kebuayan adalah hadiah terbesar untuk pelestarian budaya.

Baca Juga :  Ketua Aspekindo, Meminta Inspektur Tri Hendriyanto Selaku APIP/Inspektorat Hentikan Mini Kompetisi Dinas BMBK Karena Dinilai Ilegal

“Selama ini Sembilan Kebuayan hanya kita dengar dalam cerita. Dengan dibangunnya Rumah Adat Sembilan Kebuayan oleh Bapak Bupati Komang Koheri dan Pak Sekda Sulpakar, maka marwah adat Lampung Tengah hidup kembali. Ini akan menjadi pusat edukasi budaya, wisata budaya, dan kebanggaan kita semua. Ini sejarah,” tegas Ketua LESPER.

Ia menambahkan, sinergi antara Bupati dan Sekda dalam merancang pembangunan 2027 ini menunjukkan pemerintahan yang kompak dan fokus pada kepentingan rakyat.

Kedua ketua organisasi tersebut berharap agar rencana pembangunan Bumi Perkemahan dan Rumah Adat Sembilan Kebuayan di tahun 2027 dapat segera direalisasikan dan mendapat dukungan dari DPRD serta seluruh masyarakat Lampung Tengah.

Baca Juga :  Dekranasda Lampung Tengah Meriahkan PKD 2026 dengan Sanak Membatik, Melukis Bersama Maestro, dan Fashion Show Batik serta Tapis Carnival

“Ini adalah Kota Terbagus yang kita cita-citakan. Lanjutkan pembangunannya, Pak Bupati dan Pak Sekda. Kami di belakang Bapak,” tutup mereka.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *