Lampung Tengah: Laporan Pak Gubernur! Pejabat Sementara (PJ) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Bobby Irawan masuk angin atau menghindar dari awak media ketika dimintai klarifikasi terkait Yuniar istri muda Musa Ahmad Calon Bupati (Cabup) Lamteng nomor 01.
Dimana Yuniar istri muda Musa Ahmad ini, dengan sadar dan merasa bangganya melakukan kampanye yang dikemas dalam kegiatan lomba senam tingkat kecamatan.
Terlebih, dalam piala juara lomba senam tersebut tertulis piala ibu bupati Lampung Tengah Drg. Yuniar Musa Ahmad, M.M,M.H.
Selain itu, Yuniar ini juga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Tentunya, pelanggaran jelas didepan mata. Akan tetapi, Pj Bupati Lamteng Bobby Irawan tutup mata.
Tak hanya itu, pernikahan antara Yuniar dan Musa Ahmad tidak tercatat di negara. Pasalnya, istri sah Musa Ahmad hingga detik ini adalah Mardiana.
Namun, Pj Bupati Lamteng Bobby Irawan dan Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Lamteng seperti membiarkan contoh yang tidak calon orang nomor satu di wilayah tersebut.
Masyarakat Lamteng pun, sudah resah dengan drama sinetron cinta segitu keluarga Musa Ahmad.
Untuk Pj Bupati Lamteng Bobby Irawan saat diwawancarai melalui pesan dan telepon WhatsApp hingga beberapa kali, belum bisa memberikan tanggapan meski handphone dalam keadaan aktif. Hal ini, menimbulkan spekulasi dikalangan awak media PJ Bupati Lamteng masuk angin atau menghindar terkait dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh Yuniar istri muda Musa Ahmad yang menggelar lomba senam tingkat kecamatan.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi dengan tegas telah menelusuri kegiatan Yuniar istri muda Musa Ahmad. Dimana Gakkumdu Kabupaten Lampung Tengah telah menerima laporan tersebut.
“Gakkumdu Kabupaten Lampung Tengah telah menerima laporan terkait kegiatan Yuniar. Kami telah menelusurinya,” kata Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi saat diwawancarai melalui via telepon WhatsApp.
Yuli Efendi menjelaskan bahwa semua butuh proses dan tahapan. “Semua kan butuh proses dan tahapan. Yang jelas kami sudah menelusuri kegiatan Yuniar,” tegasnya.
Untuk status Yuniar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Yuli Efendi, dirinya belum mengetahui dan tidak mendapat laporan. “Kalau Yuniar ASN saya belum tau dan belum menerima laporan,” pungkasnya. (Tim)







