Example floating
Example floating
Lampung Tengah

Sandi Armoko Nahkodai Gapoktan Lampung Tengah Siap Gandeng Bulog Serap Gabah Petani

MEDIA PRABU
666
×

Sandi Armoko Nahkodai Gapoktan Lampung Tengah Siap Gandeng Bulog Serap Gabah Petani

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah: Usai resmi memegang amang menjadi ketua gapoktan lampung tengah, Sandi Armoko menyatakan akan menyelesaikan problema petani yang ada di Lampung Tengah seperti pupuk, harga gabah, dan pasokan air.

Ketua Gapoktan Lampung Tengah Sandi Armoko mengatakan, sejauh ini permasalahan yang masih sering dialami oleh para petani adalah harga gabah yang masih dibawah HET atau Rp 6.500.

“Selama ini petani khususnya di Lampung Tengah masih kesusahan, serapan gabah oleh bulog masih minim atau tidak sebanding, sehingga banyak yang menjual ke tengkulak dengan harga dibawah HET,” ujarnya, Rabu (26/6/2025).

Selain itu, lanjutnya, permasalahan yang masih dialami petani di sejumlah wilayah adalah keterbatasan air.

Baca Juga :  Plt Bupati Lampung Tengah dan PGRI Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Pendidikan

Sandi mengatakan, ada petani yang tidak bisa menerapkan metode 3 musim tanam padi karena jatah air hanya untuk 2 musim saja.

Menurutnya, hal itu menjadi kendala untuk meningkatkan produktivitas hasil tanam padi, karena musim ketiga petani hanya bisa menanam palawija.

“Kedepan kami akan berupaya untuk tahun depan permasalahan air bisa selesai, dan mengusahakan serapan gabah dari bulog lebih banyak lagi,” ujarnya.

Kemudian, tambahnya, dia juga mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah untuk penerapan teknologi terbarukan untuk para petani.

Seperti alsintan atau alat dan mesin pertanian yang dinilai dapat memudahkan pekerjaan petani di Lampung Tengah.

Selain itu juga bibit padi unggul yang dapat menunjang produksi dan meningkatkan hasil.

Baca Juga :  Plt Ketua TP PKK Lampung Tengah Hadiri Puncak HKG PKK Nasional ke-54 di Makassar

Sementara, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya mengatakan, pihaknya optimis dapat menghasilkan produksi 1 juta ton di tahun 2025.

“Sejauh ini, produksi padi pada musim tanam I tercatat sudah ada 48 ribu ton. Dan target 1 juta ton akan berusaha kami capai,” katanya.

Menurut Ardito, upaya pemenuhan target produkti 1 juta ton dilakukan dengan meningkatkan kuantitas hasil produksi per hektarnya.

Dia mengatakan, dalam hal ini dukungan pemerintah daerah untuk Gapoktan akan maksimal.

“Support kami full untuk petani karena dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo. Dan dalam lingkup Provinsi Lampung kami menyadari bahwa Lampung Tengah yang paling diharapkan dan harus mampu jadi andalan yang mampu mencapai target dan bahkan melebihi target tersebut.(Tim)

Baca Juga :  Klinik Utama Rawat Inap Rahayu Hadirkan Poli Akupunktur Medik, Layanan Terapi Modern Berbasis Evidence-Based Medicine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *