Example floating
Example floating
Ponorogo

SMKN 1 JENANGAN PONOROGO MEMAKNAI HARI SANTRI SEBAGAI PILAR MEMBANGUN GENERASI EMAS BERAKHLAK MULIA

MEDIA PRABU
54
×

SMKN 1 JENANGAN PONOROGO MEMAKNAI HARI SANTRI SEBAGAI PILAR MEMBANGUN GENERASI EMAS BERAKHLAK MULIA

Sebarkan artikel ini

Ponorogo: MESKIPUN Hari Santri telah berlalu pada 22 Oktober, peranan santri akan terus ditunggu dalam kiprah pembangunan moral bangsa ke depan nya.lalu apa korelasi nya terhadap siswa siswi disekolah mengenai peringatan ini.

Dalam kesempatan ini FARIDA HANIM HANDAYANI,S.Pd.,M.Pd., Menjelaskan sudut pandangnya  mengenai hal tersebut . Beliau menyampaikan Bahwasanya Pendidikan karakter menjadi tujuan pendidikan di Indonesia sejak lama. Anak-anak Indonesia diharapkan memiliki kecakapan (keterampilan) dan berakhlak. Salah satu aspek yang mulai meluntur dari pendidikan di Indonesia ialah keteladanan. Seringkali keteladanan dari figur dihadirkan dari dunia yang jauh dan berjarak dari anak didik. Pengetahuan terhadap nilai-nilai utama dari figur datang kepada siswa melalui informasi dari media massa yang sarat dengan pencitraan atau disampaikan orang lain yang sangat mungkin disertai subjektivitas dan distorsi informasi.

Sebagainya kita tahu Bahwa Di lembaga pendidikan nonpesantren, keteladanan tidak hadir secara kukuh sebagaimana di pesantren.

Misalnya keteladanan kepala sekolah atau guru berlangsung dalam waktu yang singkat. Interaksi pemimpin dan pengajar ‘hanya’ berlangsung di sekolah. Sementara untuk menjadi tokoh teladan, kepala sekolah dan guru merupakan jabatan yang bisa dipindahtugaskan ke sekolah lain.

Di pesantren, figur kiai merupakan teladan utama bagi santri dan masyarakat sekitar.

Kehadiran kiai bukan hanya saat mengajar dan mengaji, tetapi hadir melalui perilaku keseharian.

Sama seperti lainya, SMKN 1 JENANGAN menggelar beberapa kegiatan keagamaan di peringatan kali ini,ngaji bareng, istighosah dan beberapa kegiatan islami lainya

FARIDA HANIM HANDAYANI,S.Pd.,M.Pd berharap SMKN1 JENANGAN bisa menangkap makna yg terkandung dalam momentum peringatan ini,sehingganya bisa dijadikan pilar berkehidupan yang sarat akan Moralitas dan Akhlak yang mulia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *