Example floating
Example floating
Lampung Tengah

Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Buka Gebyar Kreativitas Mamamia, Dorong Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD

MEDIA PRABU
41
×

Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Buka Gebyar Kreativitas Mamamia, Dorong Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah: Pelaksana Tugas (Plt) Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, membuka kegiatan Gebyar Kreativitas Mamamia bersama Pascola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) ke-21, yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD Tahun 2026” sebagai bentuk apresiasi terhadap peran dan perjuangan para pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam membangun generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PW HIMPAUDI Provinsi Lampung, Kabid PAUDNI dan PNF Dwi Sanjaya, Ketua PGRI Partila Umar, Ketua HIMPAUDI Novianita, Ketua IGTKI Istuti, Ketua IGRA, Ketua Mighul Lampung Tengah, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Lampung Tengah, para Ketua PC, guru dan tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Lampung Tengah, serta undangan terkait lainnya.

Baca Juga :  Ketua PERWOSI Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Lepas Peserta Jalan Sehat XL Weekend Rush di Bandar Jaya

Dalam sambutannya, Plt Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, menyampaikan bahwa usia 21 tahun merupakan usia yang matang, mencerminkan kemandirian, kedewasaan, dan keteguhan. Selama 21 tahun, HIMPAUDI telah menjadi rumah besar bagi para pendidik PAUD, tidak hanya sebagai wadah untuk memperjuangkan kesejahteraan guru, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu layanan pendidikan anak usia dini hingga ke pelosok desa.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para guru PAUD di Kabupaten Lampung Tengah yang terus mengabdikan diri dengan penuh ketulusan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan honorarium serta sarana dan prasarana pendidikan.

Menurutnya, dedikasi para guru PAUD memiliki peran penting dalam membentuk fondasi karakter generasi emas Lampung Tengah. Melalui kasih sayang, kesabaran, dan pendidikan yang diberikan sejak usia dini, para pendidik turut menentukan kualitas generasi masa depan.

Baca Juga :  Ketua Aspekindo Angga Irawan, Rahmat Daniel Plt. Kadis BMBK Lamteng Tidak Konsisten

Pada kesempatan tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri menyampaikan tiga harapan bagi kemajuan pendidikan PAUD di Kabupaten Lampung Tengah.

Pertama, meningkatkan profesionalisme pendidik. Ia mengajak seluruh guru PAUD untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman. Mengingat anak-anak saat ini tumbuh di era digital, guru PAUD dituntut menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan proses pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Kedua, memperkuat kolaborasi. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan, termasuk Gerakan Ayo Bersekolah ke PAUD yang melibatkan Bunda PAUD kampung dan kecamatan se-Kabupaten Lampung Tengah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini serta mendorong semakin banyak anak memperoleh akses layanan PAUD.

Baca Juga :  Dampak Pembatalan 14 Tender Yang Sudah Ada Pemenang, Masyarakat 7 Kampung Pasang Portal

Ketiga, menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan. Ia berharap satuan pendidikan PAUD dapat menjadi tempat bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan suasana yang membahagiakan, ceria, serta mampu menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini.

Melalui kegiatan Gebyar Kreativitas Mamamia bersama Pascola ini, diharapkan semangat para pendidik PAUD semakin meningkat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Peringatan HUT HIMPAUDI ke-21 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini serta mewujudkan pengakuan dan kesetaraan bagi guru PAUD di Kabupaten Lampung Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *